Pindahan

Akhirnya, kelar juga pindah-pindahannya. Dari blog lama kesini. Pilah pilih dan teliti waktu postingannya. Mudah-mudahan gak salah dan kelewatan.

Tapi gak semuanya dipindahin, capek euy…
Yang penting-penting aja…

kabur
*kabuuuuuuuur*

Kuda Mainan

Kuda-kudaanTepat pukul 9.30 hari ini, berangkat menuju kantor untuk mengisi waktu lembur sabtu. Setelah membuka pintu pagar, sayup-sayup terdengar sebuah lagu anak-anak yang suaranya lumayan keras. Penasaran, coba mencari sumber lagu tersebut. Ternyata berasal dari sebuah gerobak yang berupa mainan anak-anak berbentuk kuda-kudaan yang menjual jasa hiburan untuk anak-anak kecil.

Dengan 6 kuda yang dinaiki oleh beberapa orang anak, musik mengalun menemani gerakan naik turun kuda dan teriakan riang gembira dari mereka. Serasa sedang berada ditaman hiburan, mereka bahagia sekali berada diatas gerobak itu.

Namun, di sisi lain… Si empunya gerobak, seorang lelaki kurus penuh keringat, muka agak pucat dan terbesit kelelahan menyelimuti sekujur tubuhnya. Dengan gerakan yang agak lemah, beliau menggenjot sebuah pedal yang berada dibelakang gerobak. Bentuknya mirip dengan ‘becak’. Rupanya gerakan-gerakan kuda itu berasal dari genjotan laki-laki ini. Dengan kaki-kaki kecilnya, dia berusaha menggerakkan enam buah kuda mainan yang ditunggangi 6 orang anak kecil tadi.

Prihatin hati ini melihat kejadian tersebut. Keinginan untuk mencari nafkah dengan cara tersebut sangatlah besar. Mungkin dia harus menghidupi keluarganya, mungkin tidak ada lagi pekerjaan yang bisa dia dapatkan, mungkin pahitnya hidup di Jakarta sudah mengharuskan dia menempuh pekerjaan ini.

Kejadian tersebut mungkin bukan satu-satunya kejadian menyedihkan atau paling memprihatinkan yang terjadi di dunia ini. Tapi dari sini, seharusnya kita yang sudah memiliki pekerjaan yang lebih baik, harus sangat mensyukuri nikmat ini.