Suara takbir mulai terdengar diiringi bunyi bedug menggema dari mesjid dekat rumah menandakan datangnya hari kemenangan bagi umat muslim di seluruh jagad raya. Hari ini, tepatnya 1 Syawal 1426H gelora kemenangan sudah melekat semenjak matahari baru saja keluar dari sarangnya. Hari raya yang ditunggu-tunggu telah datang, walaupun diselingi kesedihan karena ditinggal bulan yang paling mulia yaitu bulan Ramadhan.
Pukul 05.30 WIB bunyi alarm dari M65 mulai terdengar. Masih berat rasanya kedua mata untuk membuka pertama kalinya dihari yang indah ini. Namun persiapan untuk sholat ied harus dilakukan, segera bergegas bangun dan menyiapkan semuanya. Sebenarnya sudah diniatkan untuk menyantap mie rebus kesukaan sebelum berangkat ke mesjid, namun melihat waktu yang tidak memungkinkan, akhirnya niat itu diurungkan dahulu. Rasa kangen akan rasa mie sudah mulai terasa semenjak puasa terakhir kemarin. Memang, selama bulan ramadhan ini total tidak menyantap mie rebus maupun mie goreng favorit. Padahal biasanya dalam satu minggu minimal dua bungkus mie masuk kedalam perut. Ritual menyantap mie sebelum sholat ied ini pun sebenarnya sudah menjadi kebiasaan semenjak kecil. Entah kenapa keinginan itu selalu timbul setiap tahunnya.
Setelah seluruh persiapan selesai, tepat pukul 06.30 melangkahkan kaki menuju mesjid dekat rumah. Diperjalanan bertemu teman-teman masa kecil yang memang sudah lama tidak berjumpa. Begitu juga di pelataran mesjid yang sudah mulai penuh dengan umat yang akan menunaikan sholat berjemaah. Sudah lama tidak kongkow bersama lagi , mulai terbayang nostalgia masa kecil dan remaja yang selalu dihabiskan dengan penuh sukacita dan belum diberatkan oleh pikiran lika liku kehidupan. Saling menyapa dan menanyakan kabar, beragam cerita pun mengalir sambil menunggu waktu sholat. Masih dengan canda dan tawa ketika mengingat masa-masa itu. Masa yang sudah hilang dan ditelan kesibukan masing-masing.