Lamar atau putus?! Salah satu kalimat candaan yang beberapa kali ditemukan di Kampung Gajah. Awalnya mungkin sebuah pertanyaan dari salah seorang wanita kepada pacarnya untuk menunjukkan keseriusan dalam menjalin hubungan. Bila serius silakan dilamar, bila tidak jangan harap bisa dekat atau jalan bareng lagi. Dengan kata lain, putus!
Walau dalam bentuk candaan di milis, pernyataan ini pun bisa timbul dalam kehidupan nyata. Mungkin bentuknya berbeda-beda. Ada yang terang-terangan mengucapkan itu kepada kekasihnya untuk meminta keseriusan, tekanan dari pihak keluarga, atau tekanan dari lingkungan sekitar. Ada pula yang mungkin hanya berupa kalimat atau tindakan yang secara halus menunjukkan pernyataan tersebut. Ini wajar, semua orang pasti ingin mengarungi bahtera rumah tangga dengan orang yang disayanginya. Terlebih bila udah siap lahir dan bathin.
Terlepas dari cerita di atas, sedikit dibahas disini mengenai hakikat lamaran yang sempat saya tanyakan kepada beberapa orang.
Ketika sepasang kekasih sudah menjatuhkan pilihan untuk meneruskan hubungan ke jenjang yang lebih serius, mereka memohon restu kepada orang tua dan kerabat dekat, biasanya pembicaraan akan mengarah ke rencana lamaran pihak lelaki kepada pihak wanita. Pada titik ini, saya sempat bertanya mengenai pengertian lamaran dan beberapa ritual yang dilakukan pada acara tersebut. Beberapa definisi sebenarnya dibuat atas dasar pemikiran pribadi, jadi mungkin tidak sesuai dengan pemikiran orang lain.
Lamaran, secara harfiah berarti mengajukan niatan keinginan untuk menjalani, memohon, atau mengerjakan sesuatu. Yang paling sering kita dengar adalah melamar pekerjaan dan melamar kekasih. Melamar pekerjaan tentu berarti menyatakan keinginan untuk bergabung ke suatu perusahaan untuk bekerja disana. Berbagai syarat akan diberikan oleh perusahaan dan si pelamar mengajukan segala sesuatunya untuk memenuhi persyaratan tersebut. Pengertian ini secara garis besar mirip dengan pengertian lamaran seorang pria kepada kekasihnya. Namun, banyak simbol dari berbagai adat yang diwajibkan untuk diikuti oleh sepasang kekasih yang hendak menjalani moment ini. Kata ‘meminang’ juga biasa kita temukan untuk penyebutan lamaran seorang pria kepada wanita kekasihnya. Kelak acara ini bisa disebut pula sebagai pertunangan.
Perkenalan antara kedua orang tua bisa menjadi awal acara ini. Walaupun perkenalan bisa dilakukan dilain hari sebelum acara lamaran, namun adapula yang menggabuingkan dua momen ini dalam satu hari. Perkenalan seluruh saudara kedua mempelai dapat dilakukan oleh orang yang dipercaya untuk memperkenalkan.
Berikutnya biasa dilanjutkan dengan acara pokok yaitu pernyataan/keinginan pihak lelaki untuk melamar calon dari pihak wanita. Berbagai cara dapat dilakukan dalam prosesi lamaran ini. Dari yang adat sampai yang biasa saja bisa ditemukan. Tergantung keinginan mereka. Saya biasa menjumpai prosesi lamaran yang masih tergolong biasa saja. Dengan cara yang sederhana bagai sebuah diskusi dalam suatu rapat.
Setelah selesai melakukan prosesi lamaran, ada pasangan yang saling menukar cincin emas sebagai tanda bahwa pasangan tersebut sudah terikat tali pertunangan. Biasa disebut acara ‘tukar cincin’. Dengan adanya ‘tanda’ ini tidak dibenarkan apabila salah satu dari mereka mengadakan hubungan dengan orang lain.

Menurut beberapa cerita, memakai cincin emas pada acara pertunangan dapat disimpulkan:
- Kata cincin merupakan gabungan dua suku kata yang sama, ‘cin’ dan ‘cin’. Dua pasang suku kata ini melambangkan dua pasangan manusia yang serasi dan mempunyai keinginan yang sama untuk menuju kehidupan baru.
- Cincin terbuat dari emas yang merupakan logam paling mulia yang ada dimuka bumi ini. Melambangkan niat yang mulia dengan rasa cinta yang murni dan paling tinggi dari kedua hati mereka.
- Cincin berbentuk lingkaran yang melambangkan roda kehidupan manusia. Kadang di atas kadang di bawah. Dalam kehidupan pasti ada masa senang dan masa sulit. Demikian silih berganti.
- Pada masa tunangan, cincin dikenakan di jari kiri yang melambangkan mengikat sisi kiri manusia. Segala sesuatu yang buruk dikaitkan dengan sisi kiri, diharapkan dengan memakai cincin di jari kiri, pasangan tersebut dapat menghindarkan perbuatan-perbuatan yang belum bisa dilakukan sebelum mereka resmi menikah. Cincin akan berpindah ke jari kanan setelah akad nikah dilaksanakan.
Setelah acara tunangan, kedua pihak bisa langsung berdiskusi mengenai penentuan hari pernikahan. Ini tidak mutlak. Beberapa pasangan melakukan acara pertunangan jauh hari sebelum hari ‘H’. Untuk itu belum dirasa perlu untuk membicarakan hari pernikahan mereka. Bagi yang sudah siap melangsungkan pernikahan, penunjukkan hari atas dasar diskusi kedua belah pihak dengan pertimbangan hari baik dari kepercayaan masing-masing.
Btw, pada tanggal 18 Desember 2005 saya melangsungkan ritual pertunangan dengan sang calon di Batujajar, Bandung.
waaaaaaaah….selamattt ya kakak budiii…hehehhehe bingung nih mesti bahagia ato sedih..upsss..just kidding ^_^
oyaaah…WO proposal dah bisa masuk donk niiihh…seipppp lahhh…
mudah2an cepet nular ke temen2 yang laen n moga2 dpermudah jalan menuju pernikahannya…AMIN…
Congrats!
TANPA MAKAN-MAKAN ADALAH BASBANG!
bilang aja loe tunangan, pake panjang2 tulisnya…
btw makan2 yah.
KAGA PERCAYAAAAAA…!!!
finally !!!
WHAAA.. MAKAN-MAKAN!™
yakin? ….
selamat…
trus kapan ke penghulunya?…
KAGAK YAKINNNN!!!! MUSTAHILLL
Ada beberape tambahan:
1. Tidak ada kata tunangan di Islam
2. Kenape cincin ditaruh di jari manis masing masing pasangan? Logical answer ada tuh
Gutlak my pren!!
kawinin bud, udah tua lu
wah…. serius lamaran ?
makan2nya kapan ?
haiyah !!!
makan-makannya mana ?? HAH ????
ga ada makan2 = hoax!!!
hihihi….
congrat yaaaaaaa
selama blom ada bendera kuning, Budi Byonic ma frens, masih banyak homok-homok yang akan menggoyang kaw…wuahahahahahahahahaha
buat elo: selamat yey moga2 semua lancar.
buat ifan: berasal dari cerita yunani kuno bahwa jari manis adalah penghubung ke hati. di jari manis terletak semua perasaan.
Emang elu bisa ya bud..??
Beda persi neh runkie ..
1. coba gabungin kedua tangan dengan jari berlawanan arah(kayak orang berdoa di agama kristiani)
2. terus rapat kedua jari telunjuk saja (seperti gaya pestol james bond) dengan jari yang lain tetap …….
3.coba gerakan jari telunjuk tersebut ke arah belakang sehingga jari terpisah membentuk huruf V dengan jari yang lain tetap seperti kondisi no…… bisa khan?
4. Lakukan hal yang sama untuk semua jari … hasilnya hanya jari manis yang tidak terpisahkan …alias nggak bisa membentuk huruf V
Melambangkan : dua tangan bersatu dan nggak bisa dipisahkan (seharusnya…..) hehehehehe
PENGEN DI LAMAAARRRR
*lho*
hihihiih,
selamat ya bo, itu satu langkah besar dalam hidup loh. Berat.. berat…
saya aja masih takut.
JANGAN LUPA uNDANG PESTA!!!
*menatap serius komentar bLub*
SELAMAT BY… AKHIRNYA..TAPI INGAT MANUSIA TIDAK ADA YANG SEMPURNA, SAYANGILAH DAN TERIMALAH DIA APA ADANYA. selamat ngecrot..crott…croot..oouugghhh…oouggGGHHH….
selamat.
lam kenal. dan selamat juga karena tlah bergabung dg blogfam. acc membernya sdh diaktifkan. ditunggu sapa nya di perkenalan ya.
congrat bud….dah ga sah lama2…langsung aja dinikahin…jadi ga banyak2 nimbun in dosa….nikah enak lagi bud…slalu ada yg ngelayanin tawuk hehehehe….”cintai dia seperti kau mencintai dirimu sendiri…kalo ada kata2 yg menyakiti hatinya..itu seperti menyakiti hatimu sendiri…karena suami istri itu layaknya sebuah badan….jadi jangan saling menyakiti yakz
”
tua yakz gw….gw tunggu makan2 nya lho yakz!!!
selamet ya bud…
ternyata kamu bukan ho**k! huh!!!
*melangkah gontai*
ini hoax ato ngak ya?? huahuahahahahaha… (masih ngak percaya nih..)
Akhirnya… selamat ya kawan…
Wah! Selamat! Semoga dengan jari manis kirinya telah diikat, kamu gak lirik-lirik dan curi foto lagi saat menemukan cewek cantik di kereta, hihihi!
33 hari lagi ya, nikahnya?
pasti cowok!
*kabur*
*hihihihi*
lamar lamar lamar
huwa !!! akhirnya, ada juga cewe (or cowo neh) yang tertipuww
) seharusnya kopdar di Time Break kemaren mah PESTA BUJANG kaleeee !!!
niwey … Selamat !!! wish all d best for you Om Bud !!!! *prikitiwwww*
Ngga mungkin .. ngga bisa… dan ngga boleh… hiks.. hiks… *apa coba*
heehhe.. bud.. gila…. semoga cepat menikah dan punya anak – anak gajah yang banyak ya.. mudah mudahan cepet nular ke yang lainnya biar ngga pada main GILAK!
baca sekip-sekip lalu timbul pertanyaan untuk Om Budi,
1. GIMANA CARA NGOMONGNYA KE CALON BAPAK MERTUA?????
#Azil..
Pas banget gw lagi iseng.. neh langsung gw jawab..
1. Kebetulan gak ngomong langsung, entah gimana semuanya mengalir aja dan mereka udah tau niat baik kita..
hayoooo posting malam pertamanya
weleh! ditunggu undangannya!
MAKAN-MAKAN!
Barokallahulaka wa baroka ‘alaika wajamaa fii khair.
Selamet Bud yeee…
whuawhuaa….. akhirnya ngaku stlah skian lama kekeuh dgn statusnya “single N Looking” napah bud? camer dah nagih yak!!
Btw, congrats yak! gw diundang gak? tapi pas malem pertamanya *kaburrr*
lah terus hafidz gimana dong bud …huahahahaha ketawa ngakak…
wehh… yang bener ???? sejak kapan dah ga jadi homok?? *terheran heran*
Pingback: … not just imagining … » Thanx To You All
wah congrat yach