Beranjak dari keinginan untuk menikmati hidup, biasanya manusia selalu melakukan usaha untuk mendapatkan semua keinginannya. Baik untuk berkunjung ke suatu tempat, memiliki orang untuk dikasihi, teman dekat untuk berbagi, pekerjaan dengan gaji selangit, barang-barang bagus untuk dipakai, atau sekedar menyaksikan pertunjukan musik dari band paling terkenal sejagad raya.
Semua keinginan itu belum tentu bisa didapat oleh semua orang. Walau ada yang sudah bisa digapai, pasti masih ada keinginan lain dalam dirinya yang kadang memaksa untuk dipenuhi. Mungkin hanya benda mati yang sudah tidak memiliki keinginan, impian atau cita-cita lagi.
Ketidakmampuan untuk memenuhi keinginan ini dapat terjadi karena berbagai hal. Entah karena tidak adanya materi pendukung untuk membeli, waktu yang sudah lewat, sampai pada etika hidup bermasyarakat atau hukum negara maupun agama yang melarang kita mewujudkan keinginan tersebut.
Pada kondisi itu, tentu semua keinginan tinggal kenangan semata dan hanya berada dalam bayang semu. Pada titik inilah sebenarnya masih ada satu harapan dengan mencoba memainkan peran otak untuk sekedar menggapai semua keinginan tersebut dalam angan dan imajinasi kita. Lebih simple disebut berkhayal atau berfantasi.
Read more…