Ponsel Dicuri

Malam itu, saya baru saja menyelesaikan training dengan empat rekan kantor di luar kota. Berhubung sudah malam, tidak ada supir kantor yang bisa menjemput kami untuk kembali ke Jakarta. Jadi alternatif lain adalah menggunakan angkutan umum untuk pulang ke rumah.

Setelah beberapa lama menunggu bis, kini kami sudah duduk santai di bus jurusan Jakarta. Dan seperti layaknya bus antar kota, ada satu ruang di bagian belakang yang digunakan untuk menyimpan barang penumpang. Kami pun menggunakan termpat itu untuk menyimpan barang bawaan. Hampir seluruh barang kami letakkan di belakang, sementara kami duduk di bangku tengah.

Tak terasa -karena tidur semalaman- hari sudah pagi dan bus yang kami tumpangi sudah masuk terminal Jakarta. Setelah mengambil barang-barang di belakang, kami bergegas turun untuk berpisah menuju rumah masing-masing.

Sesampainya di luar bus, saya berniat menggunakan ponsel yang saya simpan di tas. Alangkah terkejutnya ketika barang yang saya cari tidak saya temukan. Sebuah PDA phone bermerk XDA IIs itu pasti telah berpindah tempat. Tak pelak, kepanikan mendalam terlihat di raut muka saya.

Saya keluarkan semua barang yang ada di tas itu untuk memastikan. Tapi tidak terlihat barang yang saya cari. Hanya sebuah ponsel Nokia 6230 cadangan yang masih utuh dalam sarungnya. Kini saya yakin, ponsel kesayangan itu telah diambil pencuri di bus semalam. Tapi kenapa dia tidak mengambil nokia-nya sekalian yaaa? Ah, mungkin dia hanya tertarik pada pocketpc.

Rekan-rekan mencoba menenangkan dan mencoba mencari-cari orang yang kita ingat duduk di bangku paling belakang. Mungkin kita bisa mendapatkan sedikit info dari mereka. Yang saya ingat ada sekelompok wanita yang duduk berjajar di bangku belakang. Namun kami tidak menemukan satu pun batang hidungnya.

Hanya bisa pasrah walau hati masih gundah. Ponsel yang baru saya gunakan sekitar dua bulan itu, kini tinggal kenangan. Terbayang tidak bisa lagi explore ponsel berbasis Windows Mobile ini. Tidak bisa lagi browsing internet dengan gprs-nya. Tidak bisa lagi bermain game di layar besarnya ketika duduk di ruang tunggu. Harus menabung lagi untuk mendapatkan ponsel seharga di atas 6 juta ini. Dan lain-lain, dan lain-lain.Hiks!

Sambil termenung, saya merasakan berbagai kesedihan dan penyesalan diri yang bercampur jadi satu. Sampai suatu saat, datang sesuatu yang mengejutkan. Tiba-tiba semua menjadi gelap gulita. Hanya sedikit pancaran cahaya dari beberapa titik. Kepala pun terasa agak pening. Saya mencoba untuk memusatkan konsentrasi, sambil tangan meraba sekitar. Saat itu, tangan terasa menyentuh benda panjang dan empuk seperti guling. Saya baru sadar sedang berada di ruang gelap kamar tidur, di atas springbed empuk. Hah?! Thanx God, it’s only a dream;)

15 thoughts on “Ponsel Dicuri

  1. Gila segitu cintanya sama gadget, sampe mimpi basah aja sama pocketPC.

    Get a date!
    D:\date
    The current date is: Thu 04/20/2006

  2. Pingback: xnvvowqxu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>