Home > BlogMe > Liburan Tanpa Libur
Dec
25

Liburan Tanpa Libur

Sebenarnya liburan adalah masa yang menyenangkan bila diisi dengan aktivitas melepas stress dan menghilangkan kejenuhan rutinitas sehari-hari. Apalagi bila liburan jatuh pada masa big season. Akhir tahun ini misalnya.

Jatah cuti tahun ini yang hampir tidak pernah saya ambil, membuat jumlah hari yang tersisa lumayan banyak. Niatnya memang akan saya habiskan untuk akhir tahun. Tapi sayang, niat itu tidak terkabul di tahun ini. Secara rekan yang beragama Nasrani pasti mempunyai niat yang sama untuk merayakan hari besarnya. Bos baru saya pun kebetulan beragama Nasrani. Jadi, akan sulit bagi saya dapat menghabiskan sisa cuti pada masa-masa ini. Harus mengisi tempat yang kosong di meja kantor.

Pada pertengahan Desember, paksaan untuk mengambil cuti terus berdatangan dari SDM. Heran, koq malah dipaksa yaa… ;)
Akhirnya, saya terpaksa ambil cuti tahunan dari tanggal 18 – 22 Desember. Waktu seminggu ternyata belum juga menghabiskan sisa cuti saya tahun ini. Sementara, Bos kerap meminta saya untuk menghabiskan cuti. Sayang kalau hangus, katanya. Karena Desember ini bulan terakhir menghabiskan cuti menurut peraturan perusahaan, akhirnya saya bilang, biarlah sisa cuti tahun ini hangus ditelan waktu. Ternyata bos saya ini belum menyerah. Dia akan meminta pengecualian ke SDM agar waktu cuti saya bisa diperpanjang sampai akhir Januari. Dan, jadilah cuti sesi kedua jatuh di akhir Januari 2007.

Balik ke cuti sesi pertama. Berhubung waktu cuti yang terpaksa, waktu saya jadi terbuang percuma. Belum ada rencana-rencana jitu untuk menghabiskan waktu libur di tanggal-tanggal tersebut. Hampir tidak ada kegiatan yang bisa menghilangkan stress atau melupakan rutinitas. Tetap saja diisi dengan menghadap komputer, bergumul dengan dunia maya, sambil sesekali melihat email kantor dan melayani telepon pertanyaan seputar pekerjaan dari orang kantor. Meeting kecil dengan rekan komunitas juga sesekali terselip dalam masa cuti ini. Ah, semua kegiatan itu pun sama seperti yang saya lakukan setiap harinya. Bedanya, biasa melakukan di kantor, sekarang di rumah. Satu-satunya kegiatan yang ‘mungkin’ bisa menghibur adalah pada hari Minggu(24/12) saya menonton Eragon di Gading XXI. Yah, lumayan lah, walau beberapa orang menyimpulkan film ini sux.

Hari Senin (25/12), masa libur saya malah ditutup sesuatu yang tidak menyenangkan sama sekali. Kran air di rumah yang memang sudah karat, drat-nya dol dan air pun keluar tanpa henti. Jadilah pagi sampai siang ini saya harus memperbaiki kran air. Duh, saya khan tidak pernah mendapat mata kuliah servis kran air… :(

8 Responses to “Liburan Tanpa Libur”

  1. December 26th, 2006 at 00:06 | #1

    berlembur-lembur dahulu, bercuti-cuti kemudian! hehehehe…

  2. December 26th, 2006 at 09:29 | #2

    abis install ulang yah WP-nya ;)
    cutinya.. diduitin aja boss.. kan lumayan tuh bisa utk bikin “Gading XXI” dirumah hehehe.. :D

  3. December 26th, 2006 at 10:28 | #3

    wah..mas budi ini aneh. cutinya banyak kok ga mau diambil.kalau saya cutinya malah kekurangan. transfer deh cutinya ke saya daripada hangus. hehehehehehe….

  4. December 26th, 2006 at 13:41 | #4

    wahh…. aku malah pengen ga libur biar bisa gratisan online malah ga ada kesempatan.. :p

  5. December 26th, 2006 at 18:18 | #5

    bagi donk jatah liburnya…xixixi..

  6. January 2nd, 2007 at 09:26 | #6

    cuti, dah abis. nombok iyah!

  7. January 4th, 2007 at 12:47 | #7

    Rajin amat kerjanya mas..sampai2 ndak sempat cuti..hmmmm.

    Enjoy ur live with take activities at home or kampoeng…asyik

    salam
    http://cakjoyo.blogspot.com

  8. January 8th, 2007 at 07:46 | #8

    cuti kan bisa di carry over, diajuin dulu trus dibatalin lagi oleh bos dengan alasan yg dibuat2, yah intinya siy biar ngga angus gitu aja.

Add reply