SPAM SUX

Dear All,

Hampir sebulan ini blog saya diserang komen dari spammer-spammer TERKUTUKZ. Setiap hari saya harus direpotkan menghapus komentar-komentar yang sangat mengganggu ini.

Untuk menghindari blog dari serangan spammer terkutukz tersebut, kini saya pasangkan trencaspammers plugin. Namun dengan adanya plugin ini, para komentator yang terhormat harus sedikit direpotkan dengan memasukkan beberapa angka yang tersedia sebelum mengirimkan komentar.

Untuk sementara, hanya ini yang dapat saya lakukan untuk menghindari diri dari para spammer. Mohon bimbingannya bila ada cara lain untuk memberantasnya.

Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Salam,
[BY]onicS

Njrit! Kagak Libur

*injek-injek yang perlu diinjek-injek*

Memorandum Perihal Kegiatan Operasional Bank D*****N , Tanggal 31 Maret 2006

Sehubungan dengan ditetapkannya tanggal 31 Maret 2006 sebagai cuti bersama melalui Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI No. 10 Tahun 2006, dan Siaran Pers Bank Indonesia No. 8/14/PSHM/Humas tanggal 22 Maret 2006, maka dengan ini kami sampaikan kebijakan sebagai berikut :

Sebagai perwujudan peran dunia perbankan dalam mendukung kelancaran transaksi perekonomian selama masa cuti bersama berlangsung, maka seluruh unit kerja di Bank D*****N tetap melakukan kegiatan operasionalnya pada tanggal 31 Maret 2006 seperti biasa untuk melayani nasabah dan masyarakat.

Demikian disampaikan dan mohon memorandum ini diteruskan ke seluruh pegawai di unit kerja Saudara


Kecewa sekecewa-cewanya kecewa!
Batal smuah acara wiken!

Indahnya Berfantasi

Beranjak dari keinginan untuk menikmati hidup, biasanya manusia selalu melakukan usaha untuk mendapatkan semua keinginannya. Baik untuk berkunjung ke suatu tempat, memiliki orang untuk dikasihi, teman dekat untuk berbagi, pekerjaan dengan gaji selangit, barang-barang bagus untuk dipakai, atau sekedar menyaksikan pertunjukan musik dari band paling terkenal sejagad raya.

Semua keinginan itu belum tentu bisa didapat oleh semua orang. Walau ada yang sudah bisa digapai, pasti masih ada keinginan lain dalam dirinya yang kadang memaksa untuk dipenuhi. Mungkin hanya benda mati yang sudah tidak memiliki keinginan, impian atau cita-cita lagi.

Ketidakmampuan untuk memenuhi keinginan ini dapat terjadi karena berbagai hal. Entah karena tidak adanya materi pendukung untuk membeli, waktu yang sudah lewat, sampai pada etika hidup bermasyarakat atau hukum negara maupun agama yang melarang kita mewujudkan keinginan tersebut.

Pada kondisi itu, tentu semua keinginan tinggal kenangan semata dan hanya berada dalam bayang semu. Pada titik inilah sebenarnya masih ada satu harapan dengan mencoba memainkan peran otak untuk sekedar menggapai semua keinginan tersebut dalam angan dan imajinasi kita. Lebih simple disebut berkhayal atau berfantasi.
Continue reading

Pindah Bagian

RPSBaru saja menulis blog dengan judul ‘Pindah Posting’ pada tanggal 01 Maret 2006, dihari yang sama sebelum matahari tenggelam, saya dipanggil BigBoss. Lebih dari 90% pikiran saya telah mengetahui maksud pemanggilan tersebut. Dan benar saja, sore itu saya diminta untuk pindah ke bidang pekerjaan lain seperti yang telah saya pikirkan sebelumnya. Maka, jadilah judul tulisan selanjutnya adalah ‘Pindah Bagian‘.

Pemindahan ini disebabkan karena adanya perubahan struktur organisasi yang berakibat pemisahan banyak bidang pekerjaan. Setiap divisi kini lebih memperjelas jobdesc-nya masing-masing. Ada departemen yang harus dilikuidasi, merger, atau membagi pekerjaan dengan divisi lain. Point terakhir ini yang akhirnya berpengaruh kuat untuk menjadikan saya pergi dari bagian yang sudah saya geluti lebih dari 5 tahun lamanya.

Sejak pertama kali bekerja di sini, sekitar akhir tahun 2000, saya langsung ditempatkan di bagian support. Kebetulan menyenangi bidang ini -walaupun tidak sesuai dengan background pendidikan-, selama lima tahun saya betah saja menggelutinya. Apalagi dengan jobdesc yang simple dan waktu luang yang banyak. Ah, mengenai waktu luang ini rasanya hampir dapat dipastikan banyak pekerja yang mengharapkannya. Termasuk saya. Dengan waktu yang berlimpah, saya bisa lebih meng’ekspresi’kan diri dengan hal-hal yang menarik. Memang di bagian ini lebih mementingkan hasil daripada proses. Terserah bagaimana karyawan membagi waktu dan mencari cara untuk menghasilkan report yang diharapkan. Jadi selama pekerjaan beres, karyawan bisa melakukan apa saja diwaktu luangnya.
Continue reading

Pindah Hosting

Setelah beberapa waktu ‘agak’ bermasalah dengan layanan idwebhost, per tanggal 27 Februari 2006 domain saya berpindah hosting ke A3plusmedia. Dengan bantuan yang tak terhingga dari Bi[G], proses transfer berjalan mulus.

Sedikit cerita ke belakang, awalnya saya sangat puas dengan layanan dari idwebhost. Selain harganya murah, respon dari customercare-nya pun cepat dan mudah dimengerti. Apalagi untuk newbie seperti saya. Pada bulan pertama sampai bulan kelima, hampir tidak ada masalah berarti yang mengganggu aktivitas domain ini. Walau beberapa kali drop, tapi cepat terselesaikan. Waktunya pun tidak berdekatan.

Masalah mulai timbul pada bulan keenam, kejadian drop dan tidak bisa diakses semakin sering. Baik siang maupun malam hari. Email yang menggunakan domain ini pun jadi sering bounching. Kebetulan mengikuti beberapa milis yang traffic-nya lumayan tinggi, jadi bisa cepat terdeteksi ketika email yang terdaftar dalam milis tersebut bermasalah.
Continue reading

HEY, Stop Di Belakang Garis Putih!

Semenjak adanya kasus HD dengan Ibu Sarie beberapa waktu lalu, berbagai milist dan forum yang saya ikuti banyak membahasnya. Tidak ketinggalan pula di milist dan web HTML. Komunitas dimana saya masih tergabung di dalamnya. Pro dan kontra pun mengalir deras dari setiap member. Pagi ini, saya pun masih menerima email terkait masalah HD. Tanggapan dari seseorang yang mengaku sebagai wartawan tabloid motor ini lebih mengungkap pandangan dari dua sisi. Kebetulan beliau juga seorang biker yang juga pengendara mobil. Ada satu paragraf yang menjadi perhatian saya.

Saya salut kepada rekan bikers klub Tiger yang memberi contoh di jalan untuk berhenti di belakang garis batas stop traffic light. Mereka bahkan berani menegur sesama pengendara motor yang tidak tau aturan. Ayo, siapa lagi? Mereka bisa, kita juga pasti bisa. Hanya perlu niat doang kok.

Disana tersebut sebuah klub tiger. Sebagai pengendara motor tiger yang ikut aktif menggalakkan safety riding dalam komunitas HTML tentu saya bangga bila ada pihak yang mengatakan salut terhadap apa yang kami lakukan.
Continue reading

Just The Beginning…

Each day is a new beginning…

Another chance to learn more about ourselves…
To learn more about others and to care more…
To laugh more than we did…
To accomplish more than we thought we could…
To be more than we were before…

And I hope today is just a new beginning….

Hujan dan Flu

Kisah bermula pada hari Senin lalu. Waktu itu hujan turun sejak malam. Paginya, hujan justru semakin deras. Berhubung harus masuk kantor, dengan dilindungi jas hujan, menempuh macetnya jalan Jakarta dengan motor kesayangan. Awalnya perjalanan begitu lancar, hanya hawa dingin dan sentuhan rintik hujan di sekujur tubuh yang agak mengganjal. Belum lagi tetesan air yang jatuh tepat di muka helm dan sesekali menghalangi pandangan.

Memasuki wilayah perkantoran di sekitaran Thamrin, tiba-tiba motor tiger berhenti mengaum. Kontan tidak ada daya untuk melajukan motor berkapasitas 200 cc ini. Berhenti sejenak, mencoba untuk menekan ulang tombol starter electric. Beberapa kali tekan, si tiger kembali mengaum. Lega rasanya.

Setelah mengantar istri di salah satu gedung sekitaran perkantoran tersebut, kembali melanjutkan perjalanan menuju arah Patung Tani. Rupanya kejadian awal matinya mesin kembali terulang. Tepatnya di samping Sarinah Thamrin. Usaha seperti di awal pun segera dicoba. Namun sayang, kali ini motor tidak juga menyala. Sekian kali dicoba plus selah, sama saja. Terpikir, mungkin ada air yang masuk ke salah satu bagian mesin dan membuat mesin mati. Akhirnya terpaksa mendorong kembali motor berat keluaran Honda ini menuju perkantoran Thamrin untuk menumpang parkir.
Continue reading

XDA IIs

icon_XDA IIsbuy_XDA IIsSetelah tertunda selama beberapa waktu untuk memiliki PDA phone ini, akhirnya pada hari Jum’at 3 Februari 2006 kemarin, berhasil membawa pulang the brand new XDA IIs. Memang sudah sejak menjual XDA II, saya sangat tertarik dengan gadget yang satu ini. Namun, karena dana yang ada selalu terpakai untuk memenuhi kebutuhan yang lain, terpaksa sementara waktu menggunakan beberapa ponsel biasa. Terakhir menggunakan Siemens M65 yang terjual beberapa jam sebelum membeli IIs ini. Patut disyukuri M65 laku hanya dua hari setelah saya iklankan di internet. Sampai hari ini pun, masih ada beberapa orang menanyakan ponsel yang hanya bertahan selama 3 bulan dalam genggaman.

Memang agak telat membeli PDA phone bermesin HTC dari Taiwan ini, mengingat sudah banyak varian baru XDA yang muncul belakangan. Tapi saya sengaja lebih memilih IIs. Tidak tertarik dengan XDA IIi walau dengan dukungan hardware yang lebih bagus dan perbedaan harga yang sangat tipis. Mungkin karena bentuk dan warnanya yang sama persis dengan XDA II. Juga tidak tertarik dengan varian XDA mini karena bentuknya yang terlalu kecil. Sebenarnya ada merk lain yang sempat menyita perhatian, yaitu Dopod 900. Namun dengan harga yang lebih dari 10 juta, rasanya saya harus mengubur keinginan untuk memilikinya dalam waktu dekat ini.
Continue reading