Tepat tanggal 7 (TUJUH) April 2007 (dua ribu TUJUH), gue memesan sebuah rumah di daerah Pamulang. Sekitar 27 (dua TUJUH) km dari pusat kota Jakarta. Pilih-pilih blok, jatuh pilihan pada blok E 7 (TUJUH) di sebuah cluster yang paling dekat dari kantor pemasaran. Kenal perumahan ini, dari seorang teman di HTML. Kebetulan, gue juga anggota HTML bersticker 077 (kosong TUJUH-TUJUH).
Segera mengajukan KPR, dan 7 (TUJUH) hari kemudian disetujui. Mulai tanggal 17 (TUJUH belas) April 2007, rumah mulai dibangun. Setiap tanggal 17 (TUJUH belas) setiap bulannya, gue harus membayar cicilan uang muka rumah sebesar 7 (TUJUH) juta sekian. Mulai berkuranglah tabungan gue selama 7 (TUJUH) tahun bekerja.
Setelah beberapa bulan masa pembangunan, tepat hari ini, tanggal 27 (dua TUJUH) bulan 7 (TUJUH) tahun 2007, gue melakukan akad kredit. Jumlah kreditnya dominan angka 7 (TUJUH). Setiap bulannya akan didebet langsung dari rekening tabungan yang baru dibuat tanggal 17 (TUJUH belas) kemarin. Tapi sayang, sudah lebih dari 7 (TUJUH) hari ATM-nya belum jadi juga.
Eh ada yang kurang..
Angsuran rumahnya didebet setiap tgl 27 (dua TUJUH), lho..!
ada lagi by.. elo lahir tahun 77, sepatu ukuran 47
angkatan tujuh puluhan?
naek motor taon tujuh tujuh,kliling2 trus singgah di es teller 77..
se-tujuh!
katanya angka 7 angka keberuntungan
komentar ke 7 (tujuh)
//bener gak??
ada loh yang ngangsur lebih dari 15 tahun
Berarti angsurannya sudah dise-TUJUH-i ya?
baguslah kalau begitu.
rokoknya merk 77 (oopss!) … istrinya 7 .. anaknya 7 .. cucunya 77 … wah jian …. maknyuss tenan! hihihihi.
Pdanya masi bisa dibawah 1,7 kan? jiakakakaka…. cincai laaa … :p