Archive

Archive for the ‘BlogMe’ Category

Sep
25

mouseDua minggu terakhir ini, beberapa kali saya mendengar bunyi gemeresek dari atas lemari di rumah. Bunyi tersebut biasanya mulai terdengar ketika angka di jam dinding menunjukkan pukul 8.00 atau lebih. Awalnya saya tidak begitu memperhatikan asal bunyi-bunyian tersebut. Namun, menurut pengakuan ‘teman tidur’ saya, bunyi tersebut merupakan suara yang ditimbulkan oleh binatang hitam berbulu dengan ekor panjang menjuntai. Dia mengetahui hal ini karena beberapa kali mendengar bunyi mendecit khas yang keluar dari pita suara binatang itu. Bunyi yang pasti dibarengi dengan teriakan histeris sang ‘teman tidur’. Yaa, kebetulan teman tidur saya ini mempunyai rasa takut luar biasa bila menjumpai binatang yang bernama tikus tersebut.

Saya sendiri belum pernah menemui binatang ini secara langsung atau bicara empat mata dengan mereka. Walau dengan suara gemeresek terdengar, saya masih menganggap itu belum menkhawatirkan dan mungkin mereka hanya lewat saja. Namun, semalam segalanya berbeda. Ketika asik bergumul dengan dunia maya, saya kembali mendengar suara gemeresek yang semakin keras dan mengganggu. Kebetulan lokasinya tepat di ruang sebelah. Saya hanya mengintip untuk memastikan apa yang terjadi. Terlihat dua binatang yang juga dikenal sebagai penyebar penyakit pes ini, sedang bercanda dan berkejar-kejaran di atas lemari. Tikus pertama menggigit sebuah tulang ayam bekas buka puasa pertama kami hari itu. Yang lain tampak berlari mengejar rekannya demi memenuhi keinginan ikut merasakan sepotong makanan. Bergantian mereka melewati berbagai dus yang terkumpul di atas lemari. Keluar, masuk, loncat, sambil mendecit tanpa memperhatikan sang empunya rumah membelalak penuh dendam.
Read more…

Aug
21

Dering ponsel pagi itu, lantang menggugah jiwa yang masih terombang mimpi tak beralur. Pukul 5 pagi memang sudah direncanakan untuk bergegas menuju kumpulan bus jurusan Bandung. Segelas teh manis nyaris habis bila kepanikan tidak datang bersamaan dengan tatapan tajam pada jam dinding. Berlari kecil pun harus dilakoni agar tidak menerima nasib tertinggal mobil bongsor yang akan mengantarkan saya ke Kota Kembang itu.

Yaa, deretan tanggal berwarna merah di bulan Agustus ini memang saya rencanakan untuk berkunjung ke Bandung. Tamasya ke Pantai Anyer pun sudah terselip bersama keluarga di sana. Sabtu pagi, pukul 8.30 WIB, saya sudah menginjakkan kaki di kota yang terkenal dengan udara ‘nyaris’ sejuk itu. Namun, belum benar-benar sampai ke tempat tujuan, sebuah sms mengabarkan bahwa rencana ke Anyer harus dibatalkan. Kendaraan yang akan digunakan, harus dipinjam oleh kerabat yang lebih membutuhkan.

Kini, sesampainya di rumah asri dengan halaman yang luas, saya langsung melahap makanan yang tersedia di meja. Makhluk-makhluk dalam perut yang semenjak tadi berdemo, sudah diam dan tenang. Entah karena pengaruh kenyang atau kurang tidur semalam, mata ini menjadi sangat berat, dan semakin berat. Hingga tak terasa, saya sudah membuang waktu siang ini dengan mendengkur selama kurang lebih 4 jam.
Read more…

Jul
21

Sorot matanya tajam namun menyejukkan. Mengeluarkan tatapan yang membuat hati selalu tenang.
Senyum keluar dari bibir manis yang merekah seakan mendorong setiap raga untuk mendekat.
Hidung mancung dengan bentuk indahnya menyiratkan lembar kasih sayang yang tiada duanya.
Dagu manis sangat sempurna mengiringi setiap senyum yang keluar dari nurani.
Rambut lurus sebahu tergerai berkilau sangat terawat.

Kulit kuning langsat sehalus sutra pasti membuat diri ini tak bosan untuk bersentuh.
Tinggi semampai dan berat proposional membentuk tubuh sexy terbalut rapi pakaian yang sopan.
Jemarinya yang lentik, pasti akan memberi kehangatan siapapun yang menggenggamnya.
Betis indah akan membuat penasaran setiap lawan jenis yang memandang keduanya.

Gaya bicara mencerminkan pengetahuan yang luas merupakan nilai tambah untuknya.
Hampir tak ada cela ketika dia berbicara di muka umum mengungkapkan ide-ide cemerlang.
Walau dengan bahasa asing sekalipun, terdengar fasih layaknya bahasa negeri sendiri.
Topik-topik menarik selalu membuat siapa pun tak akan bosan untuk terus berbincang dengannya.

Namun, sayang seribu sayang ketika menyadari saya hanya bisa membayang, memandang dan menyapa, tanpa bisa sedikit pun menjamahnya. Terus terang, saya benci wanita cantik itu!

Jul
15

Beberapa waktu lalu tiba-tiba saya teringat akan kejadian-kejadian di masa kanak-kanak yang belum bisa hilang dari memori. Sambil mendengarkan lagu Penggalan Kisah Lama-nya Laluna, menulis beberapa hal yang tak terlupakan itu.

Umur 5 tahun, saat itu masih duduk di bangku TK. Berjalan pulang setelah jam belajar selesai. Beberapa ratus meter sebelum tiba di rumah, seekor anjing besar dengan gonggongannya mengejar saya. Sudah pasti saya berlari tunggang-langgang sambil menangis histeris. Hampir seluruh barang bawaan seperti tas ransel dan botol minuman saya buang sambil berlari sekencang-kencangnya.

Umur 6 tahun, menginjak kelas 1 SD. Ngambek hebat ketika tidak mau sekolah dan ingin ikut ibu ke pasar. Sampai diantar ke sekolah dan diberi uang jajan lebih pun tetap memaksa untuk ke pasar. Lucunya, hampir semua guru pun ikut turun tangan untuk membujuk agar saya mau masuk kelas. Akhirnya, hanya mendapat hukuman kurungan dalam kamar sehari penuh.

Kelas 2 SD, pertama kalinya mendapat rangking 1 di sekolah. Sebelumnya hanya selalu diurutan 2.

Sekitar kelas 3 SD, mengikuti plonco yang diadakan ‘gang‘ rumahan untuk manjadi anggota. Sekitar pukul 8 malam, digiring para senior untuk memasuki ruang gelap yang telah dipersiapkan sebelumnya. Di ruang itu, saya ditinggal sendiri. Hanya diberi satu kursi untuk duduk dan siap menerima ujian mental. Hampir seperti rumah hantu, di ruangan itu tiba-tiba banyak gerakan dan suara aneh yang sangat menakutkan. Ingin rasanya lari dan menjerit. Namun mengingat waktu itu membutuhkan pengakuan dari anggota gang, maka saya memberanikan diri untuk tetap duduk di bangku itu. Syukur, setelah 15 menit lampu pun menyala. Sorakan selamat dari para senior mengakui saya bagian dari ‘gang‘ itu.

Memasuki tahun ajaran baru di kelas 4 SD, masuk anak baru pindahan dari sekolah lain. Seorang gadis putih dengan muka oriental. Ah, indahnya bila sedang merasa ‘suka’ dengan lawan jenis. ;)

Diakhir kelas 5 SD, pertama kalinya mempunyai gadget. Sebuah gamewatch kapal selam seharga Rp 35.ooo rupiah. Sayang, untuk mendapatkannya saya harus melakukan khitanan dulu. Setelah obat biusnya hilang, perih euy!

Penghujung masa sekolah dasar, menikmati permainan anak-anak di bulan puasa yang bernama ‘Dor Nama”. Salah satu permainan favorit dari sederet permainan anak-anak lainnya. Jam mainnnya biasa dimulai setelah sahur selasai. Dengan membagi dua team, masing-masing harus mencari musuh yang menyebar di seantero kampung. Siapa yang melihat musuh, harus cepat menyebut ‘dor’ dan diikuti namanya. Sang korban yang telah disebut namanya akan mati layaknya tertembak musuh.

Jul
02

PenontonPiala dunia yang sudah dimulai sejak pertengahan Juni lalu -akh, basbang baru dibahas sekarang-, membuat rasa ingin nonton pertandingan sepak bola keluar lagi. Padahal, lebih dari dua tahun ini saya tidak pernah lagi menonton pertandingan sepakbola. Baik luar maupun dalam negeri.

Sebelum Piala Eropa dua tahun lalu, saya termasuk orang yang senang menyaksikan pertandingan olahraga yang satu ini. Apalagi bila waktunya Liga Italia berlaga. Pasti saat itu sudah nongkrong di depan TV minimal 15 menit sebelum pertandingan dimulai. Belum lagi bila yang akan bertanding adalah club-club favorit seperti Juventus, Intermilan, atau AC Milan. Sampai pagi pun, pasti saya lakoni untuk menontonnya.

Belakangan, kegemaran menonton sepakbola hampir pupus sama sekali. Menyaksikan dua team dalam satu babak saja sudah terasa lama dan membosankan. Apalagi bila tidak ada satu gol pun tercipta. Pasti langsung pindah channel.
Read more…

Jun
10

Tak terasa, sudah 29 kali aku mengitari matahari.

May
31

rokokSehubungan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006 yang jatuh pada
tanggal 31 Mei 2006, maka kami, penulis blog yang peduli dengan masalah ini,
bermaksud untuk memperingatkan kita semua akan bahaya merokok:

1. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau BERBAHAYA DALAM BENTUK APAPUN.
Rokok, rokok pipa, bidi, kretek, rokok beraroma cengkeh, snus, snuff, rokok
tanpa asap, cerutu… semuanya berbahaya.

2. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau dalam jenis, nama dan rasa apapun
sama bahayanya. Tembakau BERBAHAYA DALAM SAMARAN APAPUN. Mild, light, low tar,
full flavor, fruit flavored, chocolate flavored, natural, additive-free,
organic cigarette, PREPS (Potentially Reduced-Exposure Products),
harm-reduced… semuanya berbahaya. Label-label tersebut TIDAK menunjukkan
bahwa produk-produk yang dimaksud lebih aman dibandingkan produk lain tanpa
label-label tersebut.

3. Menuntut Pemerintah Republik Indonesia untuk sesegera mungkin meratifikasi
WHO Framework Convention on Tobacco Control (WHO FCTC) demi kesehatan penerus
bangsa. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani
perjanjian Internasional ini.

Internet, 31 Mei 2006

Tertanda,

[BY]onicS

May
02

“Gimana? Udah isi?”
“Udah ada hasilnya belum?”
“Tokcer, nggak?”
“Udah jalan berapa bulan?”
Dsb, dsb..

Berbagai jenis pertanyaan yang kerap kali keluar dari banyak rekan yang menanyakan kabar kehidupan setelah berumah tangga. Dari yang paling edan bertanya pada hari kedua setelah saya menikah, sampai kemarin sore masih ada saja yang menanyakan hal serupa. Dan jawabannya pun saya berikan beragam.

“Masih proses, Mbak.”
“Doanya yaa, Pak.”
“Ajarin donk, Tante.. :-D
Dsb, dsb

Apa yang terpikirkan saat itu, jadilah jawaban yang keluar dari mulut saya. Hampir bosan juga menjawab pertanyaan-pertanyaan serupa. Apalagi bila yang ‘ditunggu’ tak kunjung datang. Walau belum sampai tahap yang mengkhawatirkan, namun tetap saja hal itu kepikiran. Berbagai ‘usaha’ pun harus ditempuh. Mengurangi aktivitas yang melelahkan, menghindari stress, sambil menamatkan gaya kamasutra.. *Lho?!*

Minggu lalu, saya mendapat kabar bahwa si dia sudah telat datang bulan lebih dari sepuluh hari. Dan kemarin juga sudah mengalami gejala mual sehabis melahap sepiring nasi. Walau belum minta yang aneh-aneh (baca: ngidam), dari dua tanda sebelumnya, saya membeli test kehamilan pribadi bermerk Sensitive *SPAM*, sebelum memeriksakan ke dokter.

Dengan berbekal panduan yang ada di kemasan, sedikit kesalahan merendam dengan bercampur bingung, akhirnya strip keluar juga. Hasil ini keluar lebih dari 1/2 jam setelah digunakan. Mungkin karena kesalahan pemakaian diawal tadi. Dua strip warna merah muda itu tampil perlahan tapi pasti. Sambil mengucek-ucek mata karena belum terlalu percaya, terus memandangi dua strip yang memang sangat diharapkan itu. Dan benar-benar bergembira ketika tampilan strip semakin nyata dan jelas terpampang disana. Alhamdulillah!

Semoga pemeriksaan dokter nanti mendapatkan hasil yang sama. POSITIF!

Apr
19

Malam itu, saya baru saja menyelesaikan training dengan empat rekan kantor di luar kota. Berhubung sudah malam, tidak ada supir kantor yang bisa menjemput kami untuk kembali ke Jakarta. Jadi alternatif lain adalah menggunakan angkutan umum untuk pulang ke rumah.

Setelah beberapa lama menunggu bis, kini kami sudah duduk santai di bus jurusan Jakarta. Dan seperti layaknya bus antar kota, ada satu ruang di bagian belakang yang digunakan untuk menyimpan barang penumpang. Kami pun menggunakan termpat itu untuk menyimpan barang bawaan. Hampir seluruh barang kami letakkan di belakang, sementara kami duduk di bangku tengah.

Tak terasa -karena tidur semalaman- hari sudah pagi dan bus yang kami tumpangi sudah masuk terminal Jakarta. Setelah mengambil barang-barang di belakang, kami bergegas turun untuk berpisah menuju rumah masing-masing.
Read more…

Apr
15

SPAM SUX

Dear All,

Hampir sebulan ini blog saya diserang komen dari spammer-spammer TERKUTUKZ. Setiap hari saya harus direpotkan menghapus komentar-komentar yang sangat mengganggu ini.

Untuk menghindari blog dari serangan spammer terkutukz tersebut, kini saya pasangkan trencaspammers plugin. Namun dengan adanya plugin ini, para komentator yang terhormat harus sedikit direpotkan dengan memasukkan beberapa angka yang tersedia sebelum mengirimkan komentar.

Untuk sementara, hanya ini yang dapat saya lakukan untuk menghindari diri dari para spammer. Mohon bimbingannya bila ada cara lain untuk memberantasnya.

Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Salam,
[BY]onicS