<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[BY]onicS &#187; Kutip</title>
	<atom:link href="http://budiyono.com/category/kutip/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budiyono.com</link>
	<description>...not just imagining...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Jun 2010 05:36:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>JUST FOR TODAY</title>
		<link>http://budiyono.com/2006/01/just-for-today/</link>
		<comments>http://budiyono.com/2006/01/just-for-today/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2005 18:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BYonicS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kutip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budiyono.com/index.php/2005/12/31/just-for-today/</guid>
		<description><![CDATA[JUST FOR TODAY, I RELEASE ALL WORRY JUST FOR TODAY, I RELEASE ALL ANGER JUST FOR TODAY, I SHALL EARN MY LIVING WITH INTEGRITY JUST FOR TODAY, I WILL BE KIND TO EVERY LIVING THING JUST FOR TODAY, I GIVE THANKS FOR ALL MY MANY BLESSING Reiki Principles]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JUST FOR TODAY, I RELEASE ALL WORRY </strong><br />
<strong><br />
JUST FOR TODAY, I RELEASE ALL ANGER</strong><br />
<strong><br />
JUST FOR TODAY, I SHALL EARN MY LIVING WITH INTEGRITY</strong><br />
<strong><br />
JUST FOR TODAY, I WILL BE KIND TO EVERY LIVING THING</strong></p>
<p><strong>JUST FOR TODAY, I GIVE THANKS FOR ALL MY MANY BLESSING</strong></p>
<p><a href="http://jhyphen.tripod.com/reiki_in_practice.htm">Reiki Principles</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budiyono.com/2006/01/just-for-today/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Dari Setan Untukmu</title>
		<link>http://budiyono.com/2005/12/surat-dari-setan-untukmu/</link>
		<comments>http://budiyono.com/2005/12/surat-dari-setan-untukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2005 02:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BYonicS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kutip]]></category>
		<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budiyono.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu. Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan &#8220;Bismillah&#8221; sebelum memulai santapanmu. Juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu. Kau benar-benar orang yang bersyukur. Aku menyukainya. Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu. Hai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.<br />
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu<br />
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan &#8220;Bismillah&#8221; sebelum memulai santapanmu.<br />
Juga tidak  sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.</p>
<p>Kau benar-benar orang yang bersyukur.<br />
Aku menyukainya.<br />
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.</p>
<p>Hai Bodoh, kamu millikku.<br />
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar-benar mencintaimu.<br />
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.<br />
<span id="more-55"></span><br />
Aku hanya  menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.<br />
Dia sudah mencampakkan aku dari surga dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalaskannya&#8230;</p>
<p>Kau  lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.<br />
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.<br />
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH.</p>
<p>Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada-NYA siapa  yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa-masa yang kita jalani.</p>
<p>Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon-guyonan jorok, bergosip, menghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.<br />
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.</p>
<p>Ayolah hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.<br />
Aku masih memiliki rencana-rencana hangat untuk kita.<br />
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untukmu.</p>
<p>Aku ingin mengucapkan &#8216;TERIMAKASIH&#8217; karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.</p>
<p>Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.<br />
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.<br />
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.<br />
Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.<br />
Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat  dosa.<br />
Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.<br />
Lakukan semua ini di depan anak-anak dan mereka akan menirunya.<br />
Begitulah  anak-anak.</p>
<p>Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.<br />
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggodamu lagi.<br />
Jika kau cukup cerdas, kau akan  lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.<br />
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal  sedikit.</p>
<p>Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.</p>
<p>Jangan salah  sangka, aku masih tetap membencimu.<br />
Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik di mata ALLAH.</p>
<p>Catatan : Jika kau benar-benar menyayangiku, kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budiyono.com/2005/12/surat-dari-setan-untukmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Other Side Of Technology</title>
		<link>http://budiyono.com/2005/12/the-other-side-of-technology/</link>
		<comments>http://budiyono.com/2005/12/the-other-side-of-technology/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2005 01:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BYonicS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kutip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budiyono.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Lebih dari 5 tahun sudah menggeluti dunia pekerjaan yang mendekatkan diri dengan layar monitor. Belum lagi ditambah senangnya bermain-main dengan komputer lebih dari 3 tahun di masa kuliah. Kebiasaan ini rupanya mulai berdampak negatif pada mata. Sejak sebulan lalu mata terasa perih dan kepala terasa berat bila sudah menatap layar monitor lebih dari 3 jam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lebih dari 5 tahun sudah menggeluti dunia pekerjaan yang mendekatkan diri dengan layar monitor. Belum lagi ditambah senangnya bermain-main dengan komputer lebih dari 3 tahun di masa kuliah. Kebiasaan ini rupanya mulai berdampak negatif pada mata. Sejak sebulan lalu mata terasa perih dan kepala terasa berat bila sudah menatap layar monitor lebih dari 3 jam. Padahal sebelumnya hal ini hampir tidak pernah terasa, namun sekarang hampir setiap hari dan rutin terjadi.</p>
<p>Memang patut disyukuri pandangan masih terasa normal selama kurun waktu penggunaan komputer ini. Belum juga menggunakan kacamata sebagai alat bantu penglihatan sampai saat ini. Namun, sekarang penurunan kualitas mata ini sudah mulai terjadi. Sekarang harus pandai-pandai mengatur waktu dalam menatap terus menerus layar monitor. Juga pengaturan makan dan perawatan mata yang lebih baik lagi.<br />
<span id="more-168"></span><br />
Kejadian ini merupakan salah satu sisi lain dari sebuah teknologi. Teknologi yang notabene diciptakan untuk mempermudah manusia dalam menjalankan kehidupannya, ternyata juga memiliki potensi untuk menurunkan kualitas hidup. Beberapa produk teknologi populer yang mungkin telah menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang ternyata memiliki sisi lain yang dapat mengganggu kesehatan, terutama jika terjadi <em>overuse</em> atau<em> overexposure</em>. Berikut beberapa sisi lain teknologi yang saya kutip dari beberapa majalah dan koran.<br />
<em><br />
Let&#8217;s take a look at the other side of technology&#8230; so you can take preventive actions.</em></p>
<p><strong>KOMPUTER</strong><br />
<em>The Other Side:</em><br />
Bagi para <em>workaholic</em> atau gamer yang menghabiskan sebagian besar waktu di depan komputer, hati-hati dengan <em><a href="http://home.clara.net/ruegg/">repetitive strain injury</a></em> (RSI) dan <a href="http://www.ninds.nih.gov/disorders/carpal_tunnel/carpal_tunnel.htm"><em>carpal tunnel  syndrome</em></a>, yang disebabkan oleh penggunaan otot lengan,  pergelangan tangan, atau bahu secara eksesif dan repetitif yang berakibat pada nyeri dan pembengkakan pada otot-otot tersebut. Terlalu lama menatap layar monitor dapat menimbulkan sejumlah problem, seperti iritasi pada mata, pandangan yang kabur dan sakit kepala.</p>
<p><em>What to do:</em><br />
Aturlah jarak dan posisi terhadap komputer senyaman mungkin. Lakukan stretching untuk otot-otot Anda, baik <em>warming up</em> maupun <em>warming down</em>. Beristirahatlah setiap 20 menit sekali. Khusus untuk monitor, aturlah agar jarak monitor adalah suatu rentangan tangan dari mata Anda. Mata harus sejajar dengan bagian atas monitor. Gunakan anti glare atau filter untuk mengurangi tingkat <em>brightness</em> pada monitor. Ambillah <em>short break</em> (5-10 menit perjamnya), dan alihkan pandangan Anda pada spot yang lebih jauh dan menerawang.</p>
<p><strong>NOTEBOOK</strong><br />
<em>The Other Side:</em><br />
Memangku notebook yang mengeluarkan suhu tinggi dapet memanaskan daerah skrotum, sehingga berpengaruh pada kualitas dan kuantitas sperma dari seorang pria. Sebuah laporan penelitian yang dimuat dalam jurnal <a href="http://humrep.oxfordjournals.org/">Human Reproduction</a> menyatakan walaupun notebook hanya dipangku dan tidak dinyalakan, akan tetap terjadi kenaikan suhu. Bahkan pernah dilaporkan bahwa seorang pria yang berusia sekitar 50 tahun mengalami luka bakar pada alat vitalnya saat memangku notebook yang menyala selama 1 jam.</p>
<p><em>What To Do:</em><br />
Letakkanlah notebook di tempat yang semestinya. Bukan dipangkuan, tetapi diatas meja.</p>
<p><strong>PONSEL</strong><br />
<em>The other side:</em><br />
Gadget sejuta umat ini cukup lama menimbulkan polemik dikalangan ilmuwan, terkait dengan efek pancaran radiasi gelombang elektromagnetiknya yang dituding sebagai penyebab kangker. Emisi energi dari ponsel dianggap mengganggu peralatan seperti mesin pacu jantung dan alat bantu pendengaran, EMR dalam bentuk energi gelombang mikro rendah yang dihasilkan ponsel dapat merusak struktur DNA, ponsel yang ditempatkan di saku celana atau ikat pinggang dianggap dapat beresiko terhadap kualitas sperma yang dihasilkan. Tetapi jangan lantas langsung membuang ponsel dari kepala Anda! Masih dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan &#8216;kekejaman&#8217; ponsel.</p>
<p><em>What to do:</em><br />
Meski belum ada pernyataan yang benar-benar meyakinkan, tidak ada salahnya melakukan beberapa tindakan preventif dengan menjauhkan ponsel dari kepala. Manfaatkan headset atau handsfree seefektif mungkin.</p>
<p><strong><br />
TELEVISI</strong><br />
<em>The Other Side:</em><br />
Beberapa studi menungkapkan kaitan antara obesitas dengan terlalu banyak menonton televisi karena ini hanya akan membuat mulut lincah mengunyah cemilan-cemilan berkadar lemak tinggi. Padahal seperti telah diketahui, pengidap obesitas akrab dengan kadar kolesterol yang tinggi dan meningkatnya resiko serangan jantung. Sebuah studi lain menemukan bahwa para pria yang menonton televisi selama 40 jam atau lebih dalam seminggu, memiliki resiko lebih besar terserang gall stone desease.</p>
<p><em>What To Do:</em><br />
Batasi frekuensi nongkrong di depan layer kaca! Tahanlah godaan untuk ngemil saat menikmati acara favorit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budiyono.com/2005/12/the-other-side-of-technology/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LAKI-LAKI SEJATI</title>
		<link>http://budiyono.com/2004/08/laki-laki-sejati/</link>
		<comments>http://budiyono.com/2004/08/laki-laki-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2004 07:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BYonicS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kutip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budiyono.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya&#8230; Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran&#8230; Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa &#8230; Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari<br />
kasih sayangnya pada orang disekitarnya&#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi<br />
dari kelembutannya mengatakan kebenaran&#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,<br />
tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa &#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat<br />
bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah&#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari<br />
sikap bijaknya memahami persoalan&#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari<br />
hati yang ada dibalik itu&#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja,<br />
tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya&#8230;</p>
<p>Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan,<br />
tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan&#8230;</p>
<p>Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,<br />
tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budiyono.com/2004/08/laki-laki-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
